Pernah hati bicara
marahnya tidak pernah reda
Namun, bila akal mereda
kawal marah
agar hati terjaga
Apabila nafsu merantai
Hati dan akal terpenjara
Langsung tidak bisa keluar
dari emosi yang terkunci
Kata Tuhan
Orang paling beriman
paling rendah kemarahan
paling tinggi kemaafan
dan belas ihsan
Jadi hamba
biar sederhana
mengapa emosi?
Sedang Tuhan Maha Tinggi
malah sangat mengasihi
Popular Posts
-
Hari ini dia datang serupa hari-hari kelmarin berkemeja berseluar hitam dengan bekal senyum dan air ilmu untuk dicurah ke mulut-mulut haus k...
-
Kering..kurus Sampai nampak segala tulang inci rangka ngeri, berdetap-detup bunyinya Lain dengan yang di sebelahnya Gemuk, montok, geb...
-
The most important thing in my life. Do not being crazy for nothing reason because it will give you the big disaster. Gila adalah perumpamaa...
-
Kurung putih itu hadiah buatmu yang suci tiada noda bersih dosa dan salah percikan warna hatimu yang membara dijahit dengan carikk...
07 March 2011
EMOSI
Posted by Cikgu Wana at 5:56 AM
Labels: Wadi Puisi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)








0 comments:
Post a Comment